Terabaikan
Terabaikan
Diam bukan berarti bisu
Ruang yang ricuh dengan tawa membuatku enggan mengatakan “Aku sedang bahagia.”
Tak selamanya tertawa itu bentuk ungkapan dari gembira
Terkadang juga ada luka yang bersembunyi dibaliknya
Dan aku terlalu polos untuk mengenal canda
Ditambah lagi, kau suka memilah-milah wajah
jika mencari tokoh jenaka.
Kau pikir tertawa itu, apa?
Serendah itu cara berpikirmu mengenai canda.
Maaf, jika aku bukan tokoh yang kau inginkan
Karena aku tak sedang bermain peran
Inilah aku, bukan dia yang selalu kau banggakan dengan humorisnya
Jika dia yang selalu membuatmu gembira, kenapa ceritanya ke aku?
Ceritamu itu yang ada hanya akan menambah pundi-pundi luka.
dalam diriku, meski aku selalu tersenyum mendengarnya.
Diana Rista D.T
04-12-2020
Comments
Post a Comment