Di depan cermin

Di depan cermin:  wajah anggun itu akhirnya memperlihatkan diri.

Cahaya rembulan yang masuk melalui kaca jendela kamarnya tiba-tiba mengajaknya pergi

mempertemukan dirinya dengan sebingkai foto yang sempat dipotret oleh waktu.

Bingkai itu menyimpan sekertas cerita tentang pelukan hangat dari seorang Ibu

Pelukan itu selalu teringat ketika hatinya terbelenggu oleh rasa sunyi  dan menggigil kedinginan dihujam kesendirian.

 

Dan malam bukan lagi tempat yang ia tunggu

Dahulu ia memang masih menyukai malam,

setiap malam sebelum matanya diturunkan oleh rasa kantuk

Ibunya selalu bercerita

mengenai kisah seorang putri yang hidup sebatang kara di sebuah hutan

meskipun begitu putri itu tidak pernah merasa kesepian

ia selalu membayangkan wajah kedua orang tuanya yang tengah tersenyum melihat dirinya.

Dia hidup dengan sederhana di rumah tua dan ditemani seekor burung kakak tua

yang selalu menghibur hatinya untuk tertawa.

 

Dan dia pun tersadar beberapa saat kemudian

Ternyata Ibunya selalu memperhatikan wajahnya dibalik bayangan yang tersorot di cermin itu.



Diana Rista D.T

Herlang, 24 Februari 2021


Comments